Minggu, 20 Januari 2013

Tentang Kota Muntok, Bangka Barat

Tentang Kota Muntok, Bangka Barat
KOTA Mentok di Kabupaten Bangka Barat adalah kota tua yang berdiri sejak berabad silam. Penjajah Belanda-lah yang membangun daerah itu, sekaligus menjadikannya sebagai kota pelabuhan.
MELALUI Pelabuhan Muntok di Mentok, hasil alam terutama lada putih Bangka yang begitu terkenal diangkut kapal-kapal Belanda menuju ke daratan Eropa. Melalui Pelabuhan Muntok pula timah yang digali dari bumi Bangka dikirim ke negara penjajah.
Bekas kejayaan Mentok-sekaligus kebesaran penjajah Belanda-sampai kini masih jelas terlihat di kota yang kini ditetapkan menjadi ibu kota Kabupaten Bangka Barat tersebut. Ratusan gedung tua dengan mudah ditemui di seantero kota pantai dan perbukitan tersebut.
Dua di antara ratusan gedung tua yang masih kokoh berdiri bahkan memiliki nilai sejarah yang amat tinggi bagi negara ini. Dua gedung tua itu adalah Pesanggrahan Menumbing dan Wisma Ranggam, gedung tersebut pernah dijadikan tempat tinggal pendiri negara ini.
Bung Karno bersama Bung Hatta dan sejumlah pemimpin republik pernah menempati dua bangunan bersejarah itu saat dibuang Belanda pada Februari 1949. Bung Hatta saat dibuang menempati Pesanggrahan Menumbing yang terletak di tengah hutan perawan di atas Bukit Menumbing.
Di dua gedung yang lokasinya berjarak sekitar 10 kilometer itulah pemimpin lain seperti H Agus Salim dan Mr Mohammad Roem dibuang bersama Presiden dan Wakil Presiden RI pertama tersebut.
Di Mentok, wisatawan dapat pula menikmati kemegahan bangunan tua yang masih kokoh, mercu suar Tanjung Kelian yang dibangun tahun 1862. Dari puncak bangunan itu, pengunjung bisa menyaksikan seantero Mentok dan sekitarnya.
Namun, sayang, Mentok pun seperti kota tua yang terlupakan. Kota kecamatan itu tetap belum menjadi daerah tujuan wisata, baik bagi wisatawan luar daerah maupun mancanegara. Mentok baru dinikmati oleh sebagian kecil warga setempat dan daerah lain di Pulau Bangka.
Wisatawan lokal itu umumnya juga hanya menikmati Pantai Tanjung Kelian dan mercu suarnya, serta Bukit Menumbing. Karena belum dikelola menjadi daerah tujuan wisata, menyebabkan Mentok tidak bisa berkembang sebagaimana mestinya.
Untuk Sejumlah kendala menghadang perkembangan Mentok. Salah satu hambatan utama adalah sulitnya transportasi di daerah itu. Agar bisa ke Bukit Menumbing, misalnya, alat transportasi yang bisa digunakan hanya dengan mobil atau sepeda motor sewaan, namun biayanya relatif mahal.
Para tukang ojek sepeda motor, misalnya, memasang tarif Rp 50.000-Rp 75.000 sekali jalan. Sementara mobil sewaan memasang tarif Rp 250.000. Mahalnya biaya disebabkan medan yang berat harus dilalui jika hendak ke Menumbing.
Jalan menanjak yang lebarnya hanya dua meter menjadi alasan mahalnya tarif. Belum lagi perjalanan menuju Menumbing yang harus melalui hutan perawan sejauh lima kilometer. “Saya tidak berani mengantar ke sana,” ujar Sarif, salah seorang tukang ojek sepeda motor ketika diajak ke Menumbing.
Di perbukitan dengan ketinggian sekitar 800 meter dari permukaan laut tersebut pengunjung bisa melihat-lihat kamar tempat Bung Karno dan Bung Hatta serta salah satu mobil yang mereka pakai saat diasingkan Belanda di daerah itu.
Pesanggrahan tempat pembuangan Bung Karno dan Bung Hatta itu sejak beberapa tahun lalu telah diubah menjadi hotel dengan nama Jati Menumbing. Dari atas perbukitan ini, Kota Mentok, Pelabuhan Muntok, dan Selat Bangka terlihat dengan jelas.
Di Mentok juga terdapat Wisma Ranggam yang saat ini tengah dipugar. Gedung tua itu juga pernah menjadi tempat tinggal Bung Karno saat berada dalam pengasingan di Mentok.
Keindahan Mentok tidak hanya itu. Berjalan-jalan di dalam kota kecil itu tidak ubahnya berjalan-jalan di kota tua. Di mana-mana terdapat gedung tua, baik yang masih terawat karena dihuni maupun yang sudah rusak berat karena dibiarkan telantar.
Itu semua bisa menjadi daya tarik bagi pengunjung yang datang. Warga Sumatera, misalnya, bisa datang ke Mentok melalui Pelabuhan Muntok. Dari Pelabuhan Boom Baru di tepi Sungai Musi di Kota Palembang, Mentok dapat dicapai dengan kapal cepat sekitar 2,5- 3 jam.
Belum bisa diwujudkannya Mentok sebagai daerah tujuan wisata, diakui Kepala Seksi Pemerintahan Kecamatan Mentok Fauzi. Menurut dia, hal itu terjadi terutama karena selama ini perhatian pemerintah daerah dan pemerintah pusat masih kurang.
Namun, setelah Kabupaten Bangka dimekarkan dan salah satunya menjadi Kabupaten Bangka Barat, Fauzi yakin Mentok akan tumbuh menjadi daerah tujuan wisata yang dapat diandalkan. “Mentok ditetapkan menjadi ibu kota Kabupaten Bangka. Mudah-mudahan dengan menjadi ibu kota kabupaten, dalam waktu lima tahun ke depan Mentok akan jauh lebih maju,” katanya.
Dengan menjadi ibu kota kabupaten, ungkap Fauzi, pembangunan Mentok tentu akan lebih diperhatikan. Pembangunan di kecamatan yang berpenduduk sekitar 40.000 jiwa itu akan menyentuh pula sektor pariwisata.
WISATA Pulau Bangka memang tidak hanya melulu mengandalkan pantainya yang cantik-cantik. Sejumlah obyek lain di pulau itu bisa diandalkan menjadi magnet penarik wisatawan.
Sebut saja misalnya beberapa tempat-tempat pemandian air panas di beberapa kabupaten. Salah satunya adalah tempat wisata pemandian air panas Pemali di Sungai Liat, Kabupaten Bangka.
Sama seperti beberapa pemandian ari panas lain di Bangka, sumber mata air panas di Pemali juga berasal dari dalam perut bumi. Air panas yang konon bisa menyembuhkan aneka macam penyakit kulit itu keluar memancar dari perut bumi.
Namun, sayang, saat ini Pemali ditutup sementara karena di lokasi itu tengah dibangun rumah makan dan gedung lainnya. Hanya warga sekitar lokasi pemandian itu yang masih bisa mandi-mandi atau sekadar merendam kakinya di kolam air panas. Satu lokasi pemandian air panas lainnya ada di Dendang, Kecamatan Kelapa. Namun, lokasi ini belum dikelola secara baik.
Selain Pantai Pasir Padi, masih banyak pantai lain yang seharusnya bisa mengundang wisatawan. Sebut saja misalnya Pantai Matras, Pantai Parai/Tenggiri, Pantai Batu Bedaun, Pantai Tanjung Pesona, Pantai Teluk Uber, Pantai Rebo, Pantai Air Anyer, Pantai Remodong, Pantai Tanjung Kelian, Pantai Tanjung Ular, Pantai Pasir Kuning, dan Pantai Penyak.
Bagi penggemar lokasi wisata bukan pantai, Bangka juga memiliki tak sedikit tempat wisata. Bagi mereka yang suka wisata alam, di Sungailiat, Kabupaten Bangka, terdapat hutan wisata. Hutan ini terletak di jantung Sungailiat. Lokasinya di depan Masjid Agung. Tempat ini sering dipakai berkemah oleh anak-anak muda atau pelajar dan Pramuka.
Pulau Bangka yang sekitar 40 persen penduduknya warga keturunan Cina juga banyak memiliki gedung-gedung tua yang indah. Bahkan, kampung Cina dengan ciri khasnya bisa ditemui di sejumlah lokasi. Di beberapa kampung Cina, keanekaragaman adat, seni, dan budayanya bisa menjadi pemandangan tersendiri.
Beberapa kampung Cina yang terdapat di Pulau Bangka antara lain di Pari Tiga Jebus, Kuto Panji Belinyu, Kampung Bintang, Pangkal Pinang, dan Desa Mengkuban Manggar.
Desa wisata, tetapi dalam nuansa lain bisa pula ditemukan di Bangka, yakni Desa Wisata Bali. Desa ini adalah Trans VI Batu Betumpang yang merupakan desa percontohan, dengan penduduk berasal dari Bali. Bersihnya perkampungan, sifat gotong royong, balai banjar, dan pura tempat sembahyang umat Hindu Bali menjadi ciri khasnya.
Bangka seolah-olah diciptakan Tuhan menjadi tempat tujuan wisata. Lokasi wisata lain yang dapat dinikmati pengunjung antara lain air terjun Sadap di Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah. Bahkan, tersedia wisata agro di pulau ini. Kebun lada putih yang banyak tersebar di pulau itu, ditambah perkebunan karet dan kelapa sawit, bisa menjadi pemandangan yang mengasyikkan bagi pengunjung.
Bagi penggemar buah nanas, hamparan perkebunan nanas yang luas bisa disaksikan di Toboali, di bagian selatan Pulau Bangka. Di perkebunan nanas ini pengunjung bisa langsung menikmati nanas segar dan manis langsung dari kebun.
Membicarakan potensi wisata Pulau Bangka memang seakan tiada habisnya. Selain di Mentok, tempat wisata sejarah terdapat pula di Kota Pangkal Pinang. Salah satu bangunan tua adalah Museum Timah yang terletak di jantung kota. Gedung ini menyimpan sejarah penambangan timah di Bangka.
Bangka masih pula menyimpan potensi wisata lain, misalnya kolam ikan Pha Kak Liang dengan bangunan khas Cina di Belinyu, klenteng di daerah Jebus juga menyimpan keindahan arsitektur khas Cina.
Begitu banyak dan beragamnya potensi wisata Bangka, membuat pulau ini pantas disebut tidak kalah dengan Pulau Dewata. Namun, pengelolaan yang tidak maksimal menyebabkan potensi ini seperti terabaikan. Jangankan orang Jakarta dan kota besar lainnya, warga Palembang dan Sumatera Selatan yang bertetangga pun seperti enggan berkunjung ke Bangka.

Blogger Itu Harus Memiliki Ini

Syarat Jadi Seorang Blogger
Selamat siang dan selamat berakhir pekan. Kali ini saya akan membahas apa yang harus dimiliki Blogger. Saya memang bukan blogger yang baik, blogger yang kreatif, blogger yang hebat, ataupun blogger yang paham segala-galanya. Saya juga bukan seorang Dai yang bisa menasehati orang-orang. Namun, saya belajar dari pengalaman saya yang dulu-dulu dan muncul sebuah ide untuk mempublikasikan artikel ini.


Seorang Blogger harus memiliki :

1. Niat
Yang terpenting dari membangun sebuah blog adalah niat. Untuk apa anda jadi blogger kalau cuma ikut-ikutan saja. Cuma ingin ikut trend saja. Cuma ingin dibilang keren aja karena jadi blogger. Tidak ada gunanya. Berpikirlah dan berniat dengan sebenar-benarnya bahwa anda ingin jadi blogger

2. Belajar Kreatif
Saya akui, saya bukan blogger yang kreatif. Saya masih seorang Copaser. Maka dari itu, jangan sebut saya sebagai blogger karena saya belum mampu menuliskan apa yang ada didalam pikiran saya. Kreatif memang sangat diperlukan dalam membangun blog. Google/SE yang lain tidak senang apabila tulisan anda mirip atau bahkan sama persis dengam tulisan tangan blogger tetangga

3. Muka Tembok
Terkadang saya juga minder ya liat blog teman-teman saya. Mereka bisa berhasil tanpa mencopas isi artikel orang lain. Dan kadang juga malu untuk bertanya, bagaimana sih begini, bagaimana sih begitu dengan teman lain. Ternyata jawabannya hanya cacian/makian. Bagi saya sih terserah yah mereka mau bilang apa, mau bilang saya bocah, ataupun seorang plagiator, atau juga blog saya gak bakalan maju. Hey Guys, What Ever ? I Don't Care. Gunakan kata-kata mereka sebagai acuan kamu dalam ngeblog

4. Konsisten
Jangan berpikir, "Kapan sih saya akan sukses nge-blog". Atau "Berapa sih pendapatan yang akan saya dapat dari blog ?". Saya jamin, termasuk saya sendiri dengan pemikiran itu blog anda/saya akan putus di tengah jalan seperti blog saya yang dulu.

5. Mental Batu
Jangan jadi blogger kalau tidak bisa/kuat menghadapi cacian, makian, ejekan, dan hinaan. Untuk apa ngeblog kalau mental anda mental Hello Kitty. Seperti yang saya sebutkan di poin ke 3, jadikan itu semua sebagai bahan acuan kamu ngeblog. Tanamkan lah prinsip "Hey Guys, What Ever ? I Don't Care"


Mungkin hanya itu yang dapat saya sampaikan. Mohon maaf yang sebesar-besarnya apabila ada kata yang kurang berkenan dihati Agan-agan sekalian. Terima Kasih

Sabtu, 19 Januari 2013

Membuat Postingan Dua Kolom di Homepage

Welcome Guest - Kali ini Blogger Muntok akan membagikan salah satu blogger trick yang mungkin menarik untuk dicoba, yaitu Cara Membuat Postingan 2 Kolom di Homepage. Dari segi penampilan, trick ini berguna memperindah blog anda dan terkesan ringkas. Langsung saja di coba ya :

Membuat Postingan Dua Kolom di Homepage

Cara Membuat Postingan Dua Kolom di Homepage :

Nb : Back-up/salin dulu template anda sebelum melakukan pengeditan HTML agar lebih lancar

1. Login ke Blogger
2. Masuk ke menu Template --> Edit HTML
3. Cari kode ]]></b:skin>
4. Copas kode dibawah ini


<style type='text/css'>
<b:if cond='data:blog.pageType != &quot;item&quot;'>
#main-wrapper {width:620px;padding-left:5px;padding-right:5px;border-right:1px solid #ddd;}
h2.date-header, .jump-link, .feed-links, .post-footer {display:none;}
#blog-pager {width:98%; clear:both;}
.post {margin:.01em 10px 10px 0;background:none;width:300px;height:265px;float:left; border-bottom:3px double #ddd; positon:relative;overflow:hidden;}
.post-body {margin:0.2em 0 .75em;line-height:1.4em;font-size:13px;color:#111;overflow:hidden;}
.post h3 {height:32px;font-size:15px;font-weight:bold;line-height:1.3em;color:#102D57;text-transform:none;font-family:Arial;}
.post h3 a, .post h3 a:visited, .post h3 strong {font-weight:bold;color:#102D57;}
.post h3 strong, .post h3 a:hover {color:#000;text-decoration:underline;}
</b:if>
</style>

5. Klik preview untuk memastikan kalau sudah oke atau belum. Kalau sudah oke, klik Simpan Template.

Membuat Widget Social Sharing di Blog

Membuat Widget Social Sharing di Blog
Buat anda para blogger mungkin harus coba nih widget yang satu ini. Ya, Widget Social Sharing. Widget ini biasanya dipakai para blogger untuk melayani pengunjung agar dapat membagikan artikel anda ke situs-situs social media. Dengan widget ini, anda dapat menampilkan Facebook Fanspage, Akun Google+, Berlangganan artikel via email, dan lainnya. Disamping itu, widget ini terkesan indah dan menarik untuk dipandang. Ya, bisa jadi membuat blog anda lebih mulus lah, hehehe. Langsung saja ke TKP


Cara Membuat Widget Social Sharing di Blog :

1. Login ke Blogger
2. Buka menu Tata Letak
3. Klik, Tambah gadget --> HTML/Javascript
4. Copas kode dibawah ini dan masukkan di kolom HTML


<style>
    /* Social Widget */
    #MBT-mashable-bar {
        border: 0;
        margin-bottom: 10px;
        margin: 0 auto;
            width:250px;
    }
    .fb-likebox {
        background: #fff;
        padding: 10px 13px 0 10px;
        border-right: 1px solid #D8E6EB;
       border-left: 1px solid #D8E6EB;
       border-bottom: 1px solid #D8E6EB;
        margin:0px;
            height:45px;
    }
    .googleplus {
        background: #F5FCFE;
        border-top: 1px solid #FFF;
        border-bottom: 1px solid #ebebeb;
        border-right: 1px solid #D8E6EB;
        border-left: 1px solid #D8E6EB;
        border-image: initial;
        font-size: .90em;
        font-family: "Arial","Helvetica",sans-serif;
        color: #000;
        padding: 9px 11px;
        line-height: 1px;}
    .googleplus span {
        color: #000;
        font-size: 11px;
        position: absolute;
        display:inline-block;
        margin: 9px 70px;}
    .g-plusone {    float: left;}
.gplus {
        background: #fff;
        padding: 0px;
        border: 0px solid #C7DBE2;
        margin-bottom:-13px;}

    .twitter {
        background: #EEF9FD;
        padding: 10px;
        border: 1px solid #C7DBE2;
        border-top: 0;}
    #mashable {
        background: #EBEBEB;
        border: 1px solid #CCC;
        border-top: 1px solid white;
        padding: 2px 8px 2px 3px;
        text-align: right;
        border-image: initial;}
    #mashable .author-credit {}
    #mashable .author-credit a {
        font-size: 10px;
        font-weight: bold;
        text-shadow: 1px 1px white;
        color: #1E598E;
        text-decoration:none;}
    #email-news-subscribe .email-box{
        background: #EEF9FD;
        padding: 5px 10px;
        font-family: "Arial","Helvetica",sans-serif;
        border-top: 0;
        border-right: 1px solid #C7DBE2;
        border-left: 1px solid #C7DBE2;
        border-image: initial;
       height:35px;}
    #email-news-subscribe .email-box input.email{
        background:#FFFFFF;
        border: 1px solid #dedede;
        color: #999;
        padding: 7px 10px 8px 10px;
        -moz-border-radius: 3px;
        -webkit-border-radius: 3px;
        -o-border-radius: 3px;
        -ms-border-radius: 3px;
        -khtml-border-radius: 3px;
        border-radius: 3px;
        border-image: initial;
        font-family: "Arial","Helvetica",sans-serif;}  
    #email-news-subscribe .email-box input.email:focus{color:#333}  
    #email-news-subscribe .email-box input.subscribe{
        background: -moz-linear-gradient(center top,#FFCA00 0,#FF9B00 100%);
        background: -webkit-gradient(linear,left top,left bottom,color-stop(0,#FFCA00),color-stop(1,#FF9B00));
        background: -moz-linear-gradient(center top,#FFCA00 0,#FF9B00 100%);
        -pie-background: linear-gradient(270deg,#ffca00,#ff9b00);
        font-family: "Arial","Helvetica",sans-serif;
        border-radius:3px;
        -moz-border-radius:3px;
        -webkit-border-radius:3px;
        border:1px solid #cc7c00;
        color:white;
        text-shadow:#d08d00 1px 1px 0;
        padding:7px 14px;
        margin-left:3px;
        font-weight:bold;
        font-size:12px;
        cursor:pointer;
        border-image: initial;}
    #email-news-subscribe .email-box input.subscribe:hover{
        background: #ff9b00;
        background-image:-moz-linear-gradient(top,#ffda4d,#ff9b00);
        background-image:-webkit-gradient(linear,left top,left bottom,from(#ffda4d),to(#ff9b00));
        filter:progid:DXImageTransform.Microsoft.Gradient(startColorStr=#ffffff,endColorStr=#ebebeb);
        outline:0;-moz-box-shadow:0 0 3px #999;
        -webkit-box-shadow:0 0 3px #999;
        box-shadow:0 0 3px #999
        background:-webkit-gradient(linear,left top,left bottom,color-stop(0,#ffda4d),color-stop(1,#ff9b00));
        background:-moz-linear-gradient(center top,#ffda4d 0,#ff9b00 100%);
        -pie-background:linear-gradient(270deg,#ffda4d,#ff9b00);
        border-radius:3px;
        -moz-border-radius:3px;
        -webkit-border-radius:3px;
        border:1px solid #cc7c00;
        color:#FFFFFF;
        text-shadow:#d08d00 1px 1px 0}  
    #other-social-bar {
        background-color: #D8E6EB;
        box-shadow: 0 1px 1px #FFFFFF inset;
        padding: 0px;
        font-family: "Arial","Helvetica",sans-serif;
        font-weight:bold;
        overflow: hidden;
        border: 1px solid #B6D0DA;
           height:37px;
    }
    #other-social-bar ul {list-style: none outside none; padding-left: 4px;}
    #other-social-bar .other-follow {
        float: left;
        color:#1E598E;
        overflow: hidden;
        height:20px;
        padding:5px;
        width: 270px;}
    #other-social-bar .other-follow ul {
        list-style: none outside none;
        padding-left: 4px;}
    #other-social-bar .other-follow ul li {
        font-size: 12px;
        font-weight: bold;
        display:inline;
        border:0;
        text-shadow: 1px 1px white;}  
    #other-social-bar .other-follow ul li a {
        font-size: 12px;
        color:#1E598E;
        font-weight: bold;
        display:inline;
        text-shadow: 1px 1px white;}
    #other-social-bar .other-follow li {
        font-size: 12px;
        font-weight: bold;
        display:inline;
        border:0;
        text-shadow: 1px 1px white;}
    #other-social-bar .other-follow li a {
        font-size: 12px;
        color:#1E598E;
        font-weight: bold;
        display:inline;
        text-shadow: 1px 1px white;}
    #other-social-bar .other-follow li.my-rss {
        background: url('https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh-rRacHY9uKEzC_PCyxYZm4MPDQiaKCI9zhOsUhnd91JlLeWVPPyU0LqGB5joGfvjQVzDe4CdzurZSbSCKhvzYu12Ls8z-GGbL25JVeurxtB4Q9kp_mTeUrWF5hAtlqZAUHFReFK2BCtE/s400/rss-16x16.png') no-repeat transparent;
        line-height: 1;
        padding: 0px 3px 1px 20px;
        width: 60px;
        margin-bottom:0px;
            margin-left:5px;}
    #other-social-bar .other-follow li.my-rss a, #other-social-bar .other-follow li.my-twitter a, #other-social-bar .other-follow li.my-gplus a{
    text-decoration:none;
    }
    #other-social-bar .other-follow li.my-rss a:hover, #other-social-bar .other-follow li.my-twitter a:hover, #other-social-bar .other-follow li.my-gplus a:hover{
    text-decoration:underline;
    }
    #other-social-bar .other-follow li.my-twitter {
        background: url('https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgh776C_VlgYLO40II-LEFbTTFTl9ecHHI1BgQaDQNp92_tUG-zFxO09SJJrF30Z21UINXwyiuoth1oLyp-4FxY0Dnci8yDkIEhMpNpqfcD9qV6WcVUApFvlknqaBAwrxOcObfnhQiQt04/s400/twitter%2527.png') no-repeat transparent;
        line-height: 1;
        padding: 0px 3px 1px 20px;
        width: 60px;
        margin-bottom:0px;}
    #other-social-bar .other-follow li.my-gplus {
        background: url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjSMZcRH7Ey6qmuG1j5v-eNoDuxAJ3wgIQwBi3VGKPA1l4p9GodNWL8vT4qsj5Ah4ItKYQI5uUwqFbuSTtBAJHOJfjgO2ACG9gzonFGy4wQ0JQbXXmgWbKLLhRXbxudHPca26cytJq-_Ls/s400/gplus-16x16.png) no-repeat transparent;
        line-height: 1;
        width: 60px;
        padding: 0px 3px 1px 20px;
        margin-bottom:0px;}

    </style>

    <!--[if IE]>
    <style>
    #email-news-subscribe .email-box input.subscribe{
        background: #FFCA00;
        }
    </style>
    <![endif]-->
<!--begin of social widget--> <div style="margin-bottom:10px;"> <div id="MBT-mashable-bar" > 

<!-- Google Plus-->
<div class="gplus"> <link href=""http://plus.google.com/101681416511507204462" rel="publisher" />
<script type="text/javascript"> window.___gcfg = {lang: 'en'}; undefinedfunctionundefined) {var po = document.createElementundefined"script"); po.type = "text/javascript"; po.async = true;po.src = "https://apis.google.com/js/plusone.js"; var s = document.getElementsByTagNameundefined"script")[0]; s.parentNode.insertBeforeundefinedpo, s); })undefined);</script> <script type="text/javascript"> var _gaq = _gaq || []; _gaq.pushundefined['_setAccount', 'UA-29131740-1']); _gaq.pushundefined['_trackPageview']); undefinedfunctionundefined) { var ga = document.createElementundefined'script'); ga.type = 'text/javascript'; ga.async = true; ga.src = undefined'https:' == document.location.protocol ? 'https://ssl' : 'http://www') + '.google-analytics.com/ga.js'; var s = document.getElementsByTagNameundefined'script')[0]; s.parentNode.insertBeforeundefinedga, s); })undefined); </script>
<!-- Place this tag where you want the badge to render --> <g:plus href="http://plus.google.com/101681416511507204462" width="250" height="69" margin="0px" theme="light"></g:plus> </div> 
<div class="fb-likebox"> 

<!-- Facebook --> 
<iframe src="//www.facebook.com/plugins/like.php?href=https%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2FCopasErBlog&amp;send=false&amp;layout=standard&amp;width=230&amp;show_faces=false&amp;font=arial&amp;colorscheme=light&amp;action=like&amp;height=80&amp;appId=179027942166719" scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width:230px; height:80px;" allowtransparency="true"></iframe> </div>
<div class="googleplus"> 

<!-- Google --> <div class="g-plusone" data-size="medium" data-annotation="inline" data-width="230"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/plusone.js"></script> </div>
<div class="twitter">

<!-- Twitter --> <iframe title="" style="width: 250px; height: 20px;" class="twitter-follow-button" src="http://platform.twitter.com/widgets/follow_button.html#_=1319978796351&amp; align=&amp;button=blue&amp;id=twitter_tweet_button_0&amp; lang=ID&amp;link_color=&amp;screen_name=ferd_cyberz&amp;show_count=&amp; show_screen_name=&amp;text_color=" frameborder="0" scrolling="no"></iframe> </div>
<div id="email-news-subscribe"> 

<!-- Email Subscribe --> <div class="email-box"> <form action="http://feedburner.google.com/fb/a/mailverify" method="post" target="popupwindow" onsubmit="window.openundefined'http://feeds.feedburner.com/ItsNotAboutSmart', 'popupwindow', 'scrollbars=yes,width=550,height=520');return true"> <input class="email" type="text" style="width: 100px; font-size: 12px;" id="email" name="email" value="Enter Your Email" onfocus="ifundefinedthis.value==this.defaultValue)this.value=&#39;&#39;;" onblur="ifundefinedthis.value==&#39;&#39;)this.value=this.defaultValue;" /> <input type="hidden" value="tntbystc" name="uri" /> <input type="hidden" name="loc" value="en_US" /> <input class="subscribe" name="commit" type="submit" value="Subscribe" /> </form> </div> </div> <div id="other-social-bar"> 

<!-- Other Social Bar --> <ul class="other-follow"> <li class="my-rss"> <a rel="nofollow" title="RSS" href="http://feeds.feedburner.com/ItsNotAboutSmart" target="_blank">RSS Feed</a> </li> <li class="my-twitter"> <a rel="nofollow" title="twitter" rel="author" href=http://twitter.com/ferd_cyberz"  target="_blank">Twitter</a> </li> <li class="my-gplus"> <a rel="nofollow" title="Google Plus" rel="author" href="http://plus.google.com/101681416511507204462" target="_blank">Google Plus</a> </li> </ul> </div> <div id="mashable" style="background: #EBEBEB;border: 1px solid #CCC;border-top: 1px solid white;padding: 1px 8px 1px 3px;text-align: right;border-image: initial;font-size:10px;font-family: "arial","helvetica",sans-serif;"> <span class="author-credit" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"><a href="http://blogger-muntok.blogspot.com/2013/01/membuat-widget-social-sharing-di-blog.html" target="_blank" > Get This Blogger Widget »</a></span></div></div> <!-- End Widget --> </div>
<!--end of social widget-->

Nb : Sebelum disimpan, ubah kode yang berwarna merah bercetak tebal dengan data-data anda seperti G+ , Facebook Fanspage, RSS, Twitter.

5. Kalau sudah oke, klik Simpan Template. Cek blog anda.

Jumat, 18 Januari 2013

Memasang Widget Like Box Fanspage

Memasang Widget Like Box FanspageBagi anda yang ingin memasang Like Box di Blog anda, tetapi tidak tahu caranya monggo simak artikel berikut. Sebenarnya ada cara lain untuk memasang widget Like Box Fanspage yaitu melalui Pengembang Facebook/Facebook Developers. Tetapi, ada sebagian blog yang tidak menerima script tersebut atau biasa disebut NOT VALID HTML. Untuk cara yang berikut ini sangat mudah dan simple.

Cara Memasang Widget Like Box Fanspage

1. Buka menu Dasbor Blogger
2. Masuk ke halaman Tata Letak
3. Klik Tambahkan Gadget --> HTML/Java script
4. Copas kode dibawah ini.


<div id="fb-root"></div>
<script type="text/javascript">
(function() {
var e = document.createElement('script'); e.async = true;
e.src = document.location.protocol +
'//connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1';
document.getElementById('fb-root').appendChild(e);
}());
</script>
<div id="FbCont">
<script type="text/javascript">
<!--//--><![CDATA[//><!--
var fb = document.createElement('fb:like-box');
fb.setAttribute("href","Masukan alamat fans page Facebook");
fb.setAttribute("show_faces","true");
fb.setAttribute("header","false");
fb.setAttribute("stream","false");
fb.setAttribute("width","200");
fb.setAttribute("font","segoe");
document.getElementById("FbCont").appendChild(fb);
//--><!]]>
</script>
</div>

5. Klik Simpan

Kamis, 17 Januari 2013

Membuat Related Post Thumbraile

Membuat Related Post Thumbraile

Menurut sebagian Blogger Professional, pengunjung akan lebih lama di blog apabila Admin Blog menggunakan Related Post. Gunanya yaitu untuk menampilkan postingan yang mungkin saja dibutuhkan oleh pengunjung blog. Apalagi ditambah dengan penampilan Related Post yang menarik ditambah dengan gambar, membuat pengunjung betah berlama-lama di blog anda. Saya sendiri merasa tertarik apabila blog yang saya kunjungi menyediakan Related Posts/Artikel Terkait.

Cara membuatnya tidak susah kok, langsung saja ya.

Cara pertama :
1. Buka situs linkwithin.com
2. Isi form pendaftaran dengan benar
Email : Isi e-mail anda
Blog Link : URL Blog anda
Platform : Pilih Blogger,Wordpress,Type Pad,etc.
Width : Jumlah artikel terkait yang akan di tampilkan
Centang "My blog has light text on a dark background" jika Blog anda memiliki template gelap dan teks putih. Lalu klik Get Widget

Membuat Related Post Thumbraile
3. Klik Install Widget
4. Muncul Tab baru, klik menambah widget

Membuat Related Post Thumbraile
Cara Kedua :

1. Buka situs linkwithin.com
2. Isi form pendaftaran dengan benar.Di "Platform" pilih OTHER. Klik menambah Widget
3. Nanti akan muncul script linkwithin. Copy-kan script itu.
4. Buka menu Template di Dasbor Blogger.
5. Klik Edit HTML
6. Cari kode </body>
7. Letakkan kode yang kamu copy tadi diatas kode </body>
8. Simpan Template.

Sekian informasi dari saya. Ajukan pertanyaan anda di kotak komentar.

Selasa, 15 Januari 2013

Menampilkan File/Folder Hidden


Menampilkan Folder Hidden

Pernah file dan/atau folder-folder kamu hilang karena komputer terserang virus?  Tenang…! Tidak perlu panik dulu. Tulisan kali ini akan membahas tutorial bagaimana mengembalikan file dan folder yang “hilang” (sebenarnya hanya ter-hidden alias disembunyikan) oleh virus pada windows. Meski kasus ini sudah lama ada, virus-virus baru masih saja hobi mengulangi kasus meng-hidden file seperti ini.
Perlu ditekankan bahwa file dan folder yang bisa dikembalikan menjadi normal adalah file atau folder yang “hanya” disembunyikan oleh virus. File dan folder yang benar-benar hilang atau terhapus tidak bisa dikembalikan lagi, kecuali menggunakan sistem restore.
Okeh, kita mulai tutorial bagaimana menampilkan kembali file dan folder yang di-hidden oleh virus:
1. Start > Run > Notepad
Copy Paste-kan :
Code:
Windows Registry Editor Version 5.00
[HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced]
“ServerAdminUI”=dword:00000000
“Hidden”=dword:00000001
“ShowCompColor”=dword:00000001
“HideFileExt”=dword:00000001
“DontPrettyPath”=dword:00000000
“ShowInfoTip”=dword:00000001
“HideIcons”=dword:00000000
“MapNetDrvBtn”=dword:00000000
“WebView”=dword:00000001
“Filter”=dword:00000000
“SuperHidden”=dword:00000001
“SeparateProcess”=dword:00000000
“ListviewAlphaSelect”=dword:00000001
“ListviewShadow”=dword:00000001
“ListviewWatermark”=dword:00000001
“TaskbarAnimations”=dword:00000001
“StartMenuInit”=dword:00000002
“StartButtonBalloonTip”=dword:00000002
“TaskbarSizeMove”=dword:00000000
“TaskbarGlomming”=dword:00000000
“NoNetCrawling”=dword:00000000
“FolderContentsInfoTip”=dword:00000001
“FriendlyTree”=dword:00000001
“WebViewBarricade”=dword:00000000
“DisableThumbnailCache”=dword:00000000
“ShowSuperHidden”=dword:00000001
“ClassicViewState”=dword:00000000
“PersistBrowsers”=dword:00000000
“Start_LargeMFUIcons”=dword:00000001
“Start_MinMFU”=dword:00000006
Save file dgn nama : showhiddenfiles.reg ( save dimana saja )
2. Start > Run > Notepad
Copy Paste-kan :
Code:
Windows Registry Editor Version 5.00
[HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\Hidden\NOHIDDEN]
“RegPath”=”Software\\Microsoft\\Windows\\CurrentVersion\\Explorer\\Advanced”
“Text”=”@shell32.dll,-30501″
“Type”=”radio”
“CheckedValue”=dword:00000002
“ValueName”=”Hidden”
“DefaultValue”=dword:00000000
“HKeyRoot”=dword:80000001
“HelpID”=”shell.hlp#51104″
Save file dgn nama : nohidden.reg ( terserah mo di save dimana saja lg…heheh )
3. Start > Run > Notepad
Copy Paste-kan :
Code:
Windows Registry Editor Version 5.00
[HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\Hidden\SHOWALL]
“RegPath”=”Software\\Microsoft\\Windows\\CurrentVersion\\Explorer\\Advanced”
“Text”=”@shell32.dll,-30500″
“Type”=”radio”
“CheckedValue”=dword:00000001
“ValueName”=”Hidden”
“DefaultValue”=dword:00000002
“HKeyRoot”=dword:80000001
“HelpID”=”shell.hlp#51105″
Save file dgn nama : showall.reg ( terserah mo di save dimana sj lg….wkwkwk )
Setelah 3 file tersebut diatas jadi, klik satu persatu mulai dr no. 1 s/d 3 ( Pilih “Yes” )
Source : Binus Hacker